Circuit Breaker Membatasi Amplifikasi Kegagalan Antar-Service
Sebuah service call dapat gagal dengan cepat tetapi tetap menimbulkan masalah yang lebih besar pada sistem. Ketika setiap request upstream terus memanggil dependency downstream yang sedang gagal, setiap percobaan menghabiskan kapasitas koneksi, waktu worker, retry budget, dan ruang queue. Dependency menerima traffic yang belum mampu dilayaninya, sementara caller menghabiskan resource untuk menunggu hasil yang sangat berkorelasi dengan kegagalan sebelumnya. Circuit breaker menempatkan batas keputusan yang memiliki state di depan call tersebut. Alih-alih memperlakukan setiap request sebagai kesempatan terpisah untuk mencoba dependency, breaker mencatat state kegagalan terbaru dan dapat menolak call secara lokal selama interval terbatas. Pemulihan kemudian diuji melalui probe terkontrol, bukan dengan langsung mengembalikan seluruh traffic.