<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Bahasa Pemrograman on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/bahasa-pemrograman/</link>
    <description>Recent content in Bahasa Pemrograman on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/bahasa-pemrograman/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Penulisan Array di Go, PHP, JavaScript, Kotlin, Rust, dan Python</title>
      <link>https://nalar.dev/id/penulisan-array-di-go-php-javascript-kotlin-rust-dan-python/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/penulisan-array-di-go-php-javascript-kotlin-rust-dan-python/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Tanda kurung siku membuat kode array di beberapa bahasa terlihat seolah dapat diterjemahkan langsung. Di Rust, &lt;code&gt;[10, 20, 30]&lt;/code&gt; dapat menjadi array berukuran tetap dengan panjang sebagai bagian dari tipe. Di Python, bentuk yang hampir sama menghasilkan &lt;code&gt;list&lt;/code&gt; yang mutable. PHP memakai sintaks bracket untuk ordered map, sedangkan JavaScript membuat object &lt;code&gt;Array&lt;/code&gt; yang dapat berubah ukuran.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sintaksnya mudah diingat. Perbedaan yang lebih penting adalah arti dari nilai tersebut setelah dibuat.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
