<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Certificate Pinning on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/certificate-pinning/</link>
    <description>Recent content in Certificate Pinning on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/certificate-pinning/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Pinning SPKI TLS Memerlukan Jalur Rotasi</title>
      <link>https://nalar.dev/id/pinning-spki-tls-memerlukan-jalur-rotasi/</link>
      <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/pinning-spki-tls-memerlukan-jalur-rotasi/</guid>
      <description>&lt;h1 id=&#34;pinning-spki-tls-memerlukan-jalur-rotasi&#34;&gt;Pinning SPKI TLS Memerlukan Jalur Rotasi&lt;/h1&gt;&#xA;&lt;p&gt;Certificate pinning menambahkan batas trust lokal di atas pemeriksaan sertifikat yang sudah dilakukan TLS client. Alih-alih menerima setiap sertifikat yang memenuhi aturan PKI dan identitas service yang dikonfigurasi, client dengan pin juga mensyaratkan koneksi menyajikan material kriptografis yang cocok dengan nilai yang sudah ditanam, diprovisikan, atau dipercaya melalui mekanisme lain oleh client.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Policy yang lebih sempit ini dapat mengurangi paparan terhadap penerbitan sertifikat di luar key set yang dimaksud. Konsekuensinya adalah dependency operasional baru: client harus memiliki jalur yang valid dari key yang diterima saat ini menuju key yang dapat dipakai setelah rotasi.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
