<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Context Window on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/context-window/</link>
    <description>Recent content in Context Window on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/context-window/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Interpolasi Posisi RoPE Memampatkan Indeks Sebelum Rotasi</title>
      <link>https://nalar.dev/id/id/interpolasi-posisi-rope-memampatkan-indeks-sebelum-rotasi/</link>
      <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/id/interpolasi-posisi-rope-memampatkan-indeks-sebelum-rotasi/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Rotary position embeddings menerapkan rotasi yang bergantung pada posisi ke komponen query dan key sebelum dot product dihitung. Jika model dilatih dengan posisi sampai panjang acuan tertentu, memasukkan indeks yang jauh lebih besar langsung ke aturan rotasi yang sama dapat membawa attention ke rentang sudut yang tidak tercakup oleh rentang posisi saat training.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Interpolasi posisi mengubah koordinat yang diberikan kepada RoPE. Untuk faktor ekstensi &lt;code&gt;s &amp;gt; 1&lt;/code&gt;, bentuk sederhananya memetakan&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Position Interpolation Memampatkan Indeks RoPE ke Rentang Konteks Asli</title>
      <link>https://nalar.dev/id/position-interpolation-memampatkan-indeks-rope-ke-rentang-konteks-asli/</link>
      <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/position-interpolation-memampatkan-indeks-rope-ke-rentang-konteks-asli/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Transformer berbasis RoPE mengaitkan posisi token dengan rotasi yang sudutnya bergantung pada indeks posisi dan frekuensi per dimensi. Saat sequence melewati rentang konteks yang dipakai dalam pelatihan, rotasi tersebut memakai indeks posisi di luar rezim yang pernah dihadapi model. Position Interpolation mengubah batas itu dengan menskalakan indeks yang diperpanjang kembali ke rentang asli sebelum transformasi rotary diterapkan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Untuk batas konteks asli &lt;code&gt;L&lt;/code&gt; dan target konteks &lt;code&gt;L&#39; &amp;gt; L&lt;/code&gt;, pemetaan linear yang disederhanakan adalah:&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Interpolasi Posisi RoPE Memampatkan Sudut Relatif pada Konteks Lebih Panjang</title>
      <link>https://nalar.dev/id/interpolasi-posisi-rope-memampatkan-sudut-relatif-pada-konteks-lebih-panjang/</link>
      <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/interpolasi-posisi-rope-memampatkan-sudut-relatif-pada-konteks-lebih-panjang/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Rotary position embeddings mengodekan posisi dengan merotasi komponen query dan key memakai sudut yang diturunkan dari indeks token. Ketika model dijalankan melampaui rentang posisi yang dipakai saat optimisasi awal, sudut tersebut dapat masuk ke rezim yang tidak ditemui model sebelumnya. Position interpolation menangani batas ini dengan memetakan sequence yang lebih panjang ke rentang koordinat posisi yang lebih kecil sebelum sudut rotary dihitung.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Mekanisme ini tidak menambahkan token ekstra ke state arsitektural model. Yang berubah adalah koordinat yang diberikan ke transformasi posisi. Perbedaan tersebut penting karena kemampuan runtime menerima input lebih panjang dan mutu perilaku model pada panjang itu merupakan dua hal terpisah.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
