<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Defer on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/defer/</link>
    <description>Recent content in Defer on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Wed, 16 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/defer/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Go Defer Menyimpan Argumen Pemanggilan Sebelum Return</title>
      <link>https://nalar.dev/id/go-defer-menyimpan-argumen-pemanggilan-sebelum-return/</link>
      <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/go-defer-menyimpan-argumen-pemanggilan-sebelum-return/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Statement &lt;code&gt;defer&lt;/code&gt; pada Go mengevaluasi nilai fungsi dan parameter pemanggilannya ketika eksekusi mencapai statement tersebut, meskipun fungsi yang ditunda baru berjalan saat fungsi di sekitarnya melakukan return. Mutasi di antara dua momen itu tidak mengubah secara retroaktif nilai argumen yang sudah disimpan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pemisahan antara evaluasi dan invocation ini merupakan bagian dari semantik bahasa, bukan detail optimisasi. Setiap &lt;code&gt;defer&lt;/code&gt; yang dieksekusi mencatat sebuah pemanggilan dengan nilai yang ditetapkan pada saat itu. Proses return kemudian menjalankan pemanggilan yang tercatat dalam urutan registrasi terbalik.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
