Langsung ke konten

Arsip

Durability

1 artikel
Teknologi 16 Sep 2026 4 min read

fsync pada File Tidak Memastikan Directory Entry Tersimpan Persisten

fsync() yang berhasil pada regular file tidak, dengan sendirinya, menjamin bahwa directory entry yang memberi nama pada file tersebut sudah mencapai persistent storage. Linux mendokumentasikan boundary ini secara eksplisit: sinkronisasi file mencakup data file dan metadata terkait, sedangkan persistence directory entry yang memuatnya membutuhkan fsync() pada file descriptor untuk direktori tersebut. Perbedaan ini penting ketika software membuat file baru atau mengganti pathname yang sudah ada secara atomik. Konten file dan metadata pathname adalah dua bagian filesystem state yang terpisah, dan crash dapat menguji durability boundary di antara keduanya.