<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Embedded Systems on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/embedded-systems/</link>
    <description>Recent content in Embedded Systems on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/embedded-systems/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Mengontrol AC dengan Gesture di ESP32-S3 Tanpa Kamera</title>
      <link>https://nalar.dev/id/kontrol-ac-gesture-esp32-s3-tanpa-kamera/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/kontrol-ac-gesture-esp32-s3-tanpa-kamera/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Kamera tidak diperlukan ketika controller AC hanya membutuhkan beberapa gerakan tangan. Sinyal yang dibutuhkan bukan gambar tangan, melainkan event arah seperti atas, bawah, kiri, atau kanan. Sensor gesture optik jarak dekat dapat mereduksi input tersebut menjadi data kecil sebelum diterima ESP32-S3.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Perubahan ini cukup besar dari sisi desain embedded. Tidak ada camera frame buffer, bus DVP, image preprocessing, atau model inference yang berebut resource dengan LCD dan transmitter infrared. ESP32-S3 dapat menangani bagian yang justru perlu dijaga dengan teliti: menyimpan state AC yang diinginkan, mengubahnya berdasarkan gesture, lalu mengenkode state tersebut ke protokol IR perangkat.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Sensor Infrared Mengukur Efek Fisik yang Berbeda</title>
      <link>https://nalar.dev/id/sensor-infrared-mengukur-efek-fisik-yang-berbeda/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/sensor-infrared-mengukur-efek-fisik-yang-berbeda/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Sensor infrared bukan satu teknologi pengukuran tunggal. Istilah &amp;ldquo;sensor IR&amp;rdquo; dapat merujuk pada detektor proximity reflektif, sensor gerak PIR, sensor suhu non-kontak, optical encoder, atau penerima infrared. Semuanya bekerja dengan radiasi di luar spektrum cahaya tampak, tetapi besaran yang diukur berbeda.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Perbedaan ini menentukan apa yang dapat dideteksi sensor, seberapa jauh sensor dapat bekerja, serta kondisi lingkungan yang dapat menghasilkan pembacaan lemah atau keliru.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2 id=&#34;penginderaan-infrared-aktif-mengukur-cahaya-yang-kembali&#34;&gt;Penginderaan infrared aktif mengukur cahaya yang kembali&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sensor reflektif sederhana berisi pemancar infrared, biasanya IR LED, serta photodiode atau phototransistor sebagai penerima.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
