<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>FDM on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/fdm/</link>
    <description>Recent content in FDM on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Mon, 01 Jan 0001 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/fdm/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Layer Height Mengubah Detail, Permukaan, dan Waktu Cetak FDM</title>
      <link>https://nalar.dev/id/layer-height-fdm-detail-permukaan-waktu-cetak/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/layer-height-fdm-detail-permukaan-waktu-cetak/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Pada fused deposition modeling (FDM), layer height adalah jarak vertikal yang ditetapkan untuk setiap lapisan material. Model yang di-slice pada 0,20 mm dibangun dari layer dengan tinggi nominal 0,20 mm; mengubah nilai ini berarti mengubah cara slicer membagi model sepanjang sumbu Z.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Satu pengaturan ini memengaruhi beberapa hal sekaligus: permukaan melengkung dapat terlihat lebih halus atau lebih bertingkat, detail kecil pada arah vertikal dapat direpresentasikan berbeda, bentuk setiap jalur ekstrusi berubah, dan printer memerlukan jumlah layer yang berbeda untuk mencapai tinggi objek yang sama.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
