<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Long Context on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/long-context/</link>
    <description>Recent content in Long Context on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/long-context/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Sliding-Window Attention Membatasi Setiap Query pada Horizon Token Lokal</title>
      <link>https://nalar.dev/id/id/sliding-window-attention-membatasi-query-pada-horizon-token-lokal/</link>
      <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/id/sliding-window-attention-membatasi-query-pada-horizon-token-lokal/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Sebuah layer causal attention tidak harus membuka seluruh token sebelumnya untuk setiap query. Dengan sliding window selebar &lt;code&gt;w&lt;/code&gt;, query pada posisi &lt;code&gt;i&lt;/code&gt; dapat dibatasi ke posisi-posisi terbaru alih-alih seluruh prefix. Graf attention menjadi lokal: token lama keluar dari kumpulan koneksi langsung meskipun token tersebut tetap berada di dalam sequence.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Batas ini mengubah komputasi, lalu lintas memori, dan jalur informasi sekaligus. Sliding-window attention bukan sekadar implementasi full attention yang lebih efisien. Ketika mask membuang pasangan key-value yang jauh, layer menjalankan pola dependensi yang berbeda.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
