<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Networking on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/networking/</link>
    <description>Recent content in Networking on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/networking/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>TCP_NODELAY Menonaktifkan Penggabungan Nagle pada Socket</title>
      <link>https://nalar.dev/id/tcp-nodelay-menonaktifkan-penggabungan-nagle-pada-socket/</link>
      <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/tcp-nodelay-menonaktifkan-penggabungan-nagle-pada-socket/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Socket TCP dapat menahan write kecil alih-alih langsung mengirimkannya ketika data sebelumnya belum menerima acknowledgment. Perilaku ini berasal dari penggabungan Nagle: aliran segmen TCP kecil dibatasi dengan membiarkan data yang masih outstanding memengaruhi pengiriman byte yang baru masuk antrean.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Di Linux, pengaturan &lt;code&gt;TCP_NODELAY&lt;/code&gt; menonaktifkan aturan penggabungan tersebut untuk socket. Write kecil menjadi memenuhi syarat untuk segera dikirim, dengan tetap tunduk pada bagian lain dari stack TCP, congestion control, flow control, keadaan antrean, dan penjadwalan perangkat.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
