<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>OpenRC on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/openrc/</link>
    <description>Recent content in OpenRC on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/openrc/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Runlevel OpenRC: Mengapa Mengaktifkan Service Tidak Langsung Menjalankannya</title>
      <link>https://nalar.dev/id/runlevel-openrc-perbedaan-mengaktifkan-dan-menjalankan-service/</link>
      <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/runlevel-openrc-perbedaan-mengaktifkan-dan-menjalankan-service/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;code&gt;rc-update add sshd default&lt;/code&gt; mendaftarkan SSH ke runlevel &lt;code&gt;default&lt;/code&gt;. Perintah itu tidak langsung menjalankan daemon SSH. Sebaliknya, &lt;code&gt;rc-service sshd start&lt;/code&gt; bisa menjalankan daemon saat ini tanpa mengaktifkannya untuk boot berikutnya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pemisahan ini merupakan bagian penting dari cara kerja OpenRC. Sebuah service memiliki keanggotaan dalam konfigurasi boot dan status runtime yang sedang berlangsung. Keduanya tidak selalu sama. Jika tertukar, service bisa berjalan sampai sistem reboot lalu tidak aktif lagi, atau sudah terdaftar untuk boot tetapi masih berhenti sekarang.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
