<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Ownership on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/ownership/</link>
    <description>Recent content in Ownership on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/ownership/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Memahami Pin dan Unpin di Rust</title>
      <link>https://nalar.dev/id/memahami-pin-dan-unpin-di-rust/</link>
      <pubDate>Thu, 03 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/memahami-pin-dan-unpin-di-rust/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Sebagian besar nilai Rust dapat berpindah dengan bebas. Menetapkan nilai ke variabel lain, meneruskannya by value, mengembalikannya dari function, atau menggantinya di dalam container dapat membuat nilai tersebut berakhir di alamat memori yang berbeda.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Biasanya, memang itulah perilaku yang diinginkan. Model ownership Rust melacak siapa yang memiliki sebuah nilai, bukan di alamat mana nilai tersebut harus tetap berada.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Namun, ada kelompok type yang lebih kecil dengan kebutuhan berbeda. Beberapa nilai menjadi &lt;strong&gt;sensitif terhadap alamat&lt;/strong&gt;: kode bergantung pada nilai tersebut tetap berada di lokasi memori yang sama. Future yang dihasilkan compiler dan struktur self-referential yang dirancang dengan hati-hati adalah contoh umum.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
