<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Pipe on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/pipe/</link>
    <description>Recent content in Pipe on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/pipe/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Linux splice Menjadikan Pipe sebagai Batas Transfer Data Kernel</title>
      <link>https://nalar.dev/id/linux-splice-menjadikan-pipe-sebagai-batas-transfer-data-kernel/</link>
      <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/linux-splice-menjadikan-pipe-sebagai-batas-transfer-data-kernel/</guid>
      <description>&lt;p&gt;&lt;code&gt;splice()&lt;/code&gt; dapat memindahkan byte antara dua file descriptor tanpa terlebih dahulu menyalin payload ke buffer userspace, tetapi antarmukanya mengharuskan setidaknya satu endpoint berupa pipe. Syarat ini menjadikan pipe lebih dari sekadar transport perantara. Pipe adalah batas buffer yang terlihat oleh kernel, tempat semantik offset, blocking, kapasitas, dan partial progress operasi tersebut dibentuk.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Hal ini berbeda dari &lt;code&gt;read()&lt;/code&gt; yang diikuti &lt;code&gt;write()&lt;/code&gt;. Pada urutan tersebut, userspace memiliki array byte perantara dan dapat memeriksa atau mengubahnya. Dengan &lt;code&gt;splice()&lt;/code&gt;, payload dapat tetap berada di storage yang dikelola kernel sementara proses mengoordinasikan perpindahan antar-endpoint.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
