<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Proses on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/proses/</link>
    <description>Recent content in Proses on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/proses/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>pidfd Linux Mengubah Identitas Proses Menjadi Handle yang Dapat Dipantau</title>
      <link>https://nalar.dev/id/pidfd-linux-mengubah-identitas-proses-menjadi-handle-yang-dapat-dipantau/</link>
      <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/pidfd-linux-mengubah-identitas-proses-menjadi-handle-yang-dapat-dipantau/</guid>
      <description>&lt;p&gt;PID Linux adalah angka dari namespace yang dapat digunakan ulang. pidfd berbeda: ia adalah file descriptor yang merujuk ke proses tertentu. Perbedaan itu mengubah pengelolaan proses dari lookup berulang berdasarkan nama numerik menjadi operasi terhadap handle yang dipertahankan kernel dan identitasnya tidak diam-diam berpindah ketika PID didaur ulang.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Perbedaannya paling terlihat pada supervisor, launcher, sandbox, dan service manager yang mempertahankan referensi proses melintasi pekerjaan asynchronous. PID numerik dapat tetap valid secara sintaksis setelah proses asli keluar, tetapi kemudian mengidentifikasi proses lain. pidfd menjaga referensi tetap terikat pada objek proses asli dan juga dapat berpartisipasi dalam event loop berbasis descriptor.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>pidfd Menjaga Identitas Proses Tetap Stabil Saat PID Dipakai Ulang</title>
      <link>https://nalar.dev/id/pidfd-menjaga-identitas-proses-stabil-saat-pid-dipakai-ulang/</link>
      <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/pidfd-menjaga-identitas-proses-stabil-saat-pid-dipakai-ulang/</guid>
      <description>&lt;p&gt;PID numerik Linux dapat dipakai ulang setelah prosesnya berakhir. Sebaliknya, PID file descriptor merujuk ke task tertentu, sehingga operasi berikutnya melalui descriptor tersebut tidak diam-diam beralih ke proses lain yang kemudian memperoleh PID numerik yang sama.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Sifat ini mengubah identitas proses dari lookup yang diulang pada setiap operasi menjadi referensi yang dipertahankan kernel dengan semantik descriptor. Perbedaannya relevan untuk pengiriman signal, pemantauan exit, dan event loop yang menyimpan handle proses selama pekerjaan asinkron berlangsung.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
