<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Resistor on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/resistor/</link>
    <description>Recent content in Resistor on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Mon, 01 Jan 0001 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/resistor/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Resistor 100 Ohm yang Sama Berperilaku Berbeda pada 3 V dan 5 V</title>
      <link>https://nalar.dev/id/resistor-100-ohm-yang-sama-pada-3v-dan-5v/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/resistor-100-ohm-yang-sama-pada-3v-dan-5v/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Resistor 100 Ω tetap merupakan resistor 100 Ω ketika dihubungkan ke 3 V maupun 5 V, selama masih bekerja dalam kondisi yang sesuai spesifikasinya. Yang berubah bukan nilai resistansi nominalnya, melainkan kondisi listrik di sekitarnya: arus, voltage drop, dan disipasi daya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Perbedaan ini penting karena resistor tidak menghasilkan tegangan output sendiri. Tegangan dan arusnya ditentukan oleh rangkaian tempat resistor tersebut dipasang.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2 id=&#34;resistansi-adalah-nilai-komponennya&#34;&gt;Resistansi adalah nilai komponennya&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;Untuk resistor ideal, Hukum Ohm menghubungkan tegangan, arus, dan resistansi:&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
