<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>RF on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/rf/</link>
    <description>Recent content in RF on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/rf/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Apa yang Sebenarnya Menangkap Sinyal Radio: Antena, Tuning, Deteksi, dan Penguatan</title>
      <link>https://nalar.dev/id/apa-yang-menangkap-sinyal-radio-antena-tuning-deteksi-penguatan/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/apa-yang-menangkap-sinyal-radio-antena-tuning-deteksi-penguatan/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Receiver radio tidak dimulai dari transistor. Jalur sinyal dimulai pada terminal antena, tempat medan elektromagnetik menghasilkan tegangan dan arus RF kecil yang kemudian dapat diproses oleh rangkaian.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pemisahan ini penting pada proyek yang memakai transistor diskret. Antena, rangkaian tuning, detector, dan amplifier memiliki fungsi elektrik yang berbeda. Menyebut semuanya sebagai &amp;ldquo;rangkaian radio&amp;rdquo; dapat menutupi batas yang menentukan apakah receiver mampu memilih stasiun, mengambil modulasi, dan menghasilkan output yang cukup kuat untuk didengar.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
