<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Signal on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/signal/</link>
    <description>Recent content in Signal on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/signal/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>signalfd Mengonsumsi Signal yang Diblokir melalui Read Descriptor</title>
      <link>https://nalar.dev/id/signalfd-mengonsumsi-signal-diblokir-melalui-read-descriptor/</link>
      <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/signalfd-mengonsumsi-signal-diblokir-melalui-read-descriptor/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Sebuah &lt;code&gt;signalfd&lt;/code&gt; di Linux menjadi readable ketika signal yang dipilih oleh mask miliknya berstatus pending bagi konteks pembaca. &lt;code&gt;read()&lt;/code&gt; yang berhasil tidak sekadar mengamati status tersebut: operasi itu mengonsumsi kemunculan signal yang dikembalikan dan menghapusnya dari status pending.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Perilaku ini memberi signal jalur konsumsi berbasis descriptor. Mekanisme tersebut tidak mengubah subsistem signal menjadi byte stream, dan tidak menggantikan signal mask yang mengendalikan delivery biasa.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2 id=&#34;mask-descriptor-memilih-signal-pending-yang-memenuhi-syarat&#34;&gt;Mask descriptor memilih signal pending yang memenuhi syarat&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;code&gt;signalfd()&lt;/code&gt; mengaitkan sebuah signal set dengan file descriptor. Ketika argumen pertama bernilai &lt;code&gt;-1&lt;/code&gt;, Linux membuat objek signalfd baru. Jika descriptor signalfd yang sudah ada diberikan, mask pada objek tersebut diganti.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
