<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>SignalR on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/signalr/</link>
    <description>Recent content in SignalR on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/signalr/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>FCM Adalah Jalur Wake-Up, Bukan Transport Real-Time</title>
      <link>https://nalar.dev/id/fcm-adalah-jalur-wake-up-bukan-transport-real-time/</link>
      <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/fcm-adalah-jalur-wake-up-bukan-transport-real-time/</guid>
      <description>&lt;h1 id=&#34;fcm-adalah-jalur-wake-up-bukan-transport-real-time&#34;&gt;FCM Adalah Jalur Wake-Up, Bukan Transport Real-Time&lt;/h1&gt;&#xA;&lt;p&gt;Aplikasi mobile dapat mempertahankan WebSocket ketika aktif dan tetap membutuhkan Firebase Cloud Messaging saat sistem operasi menangguhkannya. Kedua mekanisme itu menangani kondisi kegagalan yang berbeda.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;WebSocket, MQTT, dan SignalR mengasumsikan client dapat berpartisipasi dalam sesi komunikasi yang hidup. FCM justru berguna ketika asumsi itu tidak lagi berlaku: aplikasi mungkin berada di background, prosesnya mungkin tidak berjalan, atau koneksi persistennya sudah hilang.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Menganggap FCM sebagai transport real-time lain menyamarkan boundary tersebut. Desain yang lebih kuat memakai live channel selama tersedia dan memperlakukan push delivery sebagai sinyal agar aplikasi kembali aktif lalu merekonsiliasi state.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
