Langsung ke konten

Arsip

Sistem Serving

1 artikel
Kecerdasan Buatan 24 Sep 2026 5 min read

Continuous Batching Mengganti Kelompok Request Statis dengan Scheduling per Iterasi

Generasi autoregresif tidak menyelesaikan setiap request pada iterasi yang sama. Satu sequence dapat menghasilkan stop token setelah beberapa langkah decode, sedangkan sequence lain masih aktif hingga ratusan langkah berikutnya. Batch statis mengikat request tersebut sampai batas batch tercapai. Continuous batching memutus ikatan itu dengan mengizinkan himpunan aktif berubah di antara iterasi model. Perubahan utamanya berada pada granularitas scheduling. Request tidak lagi menjadi unit scheduling yang tidak dapat dipecah selama seluruh proses generasi. Sistem serving dapat membentuk batch eksekusi untuk satu iterasi, memperbarui state request setelah iterasi tersebut, mengeluarkan sequence yang selesai, lalu memasukkan pekerjaan antrean sebelum langkah eksekusi berikutnya.