<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Teknologi on Nalar</title>
    <link>https://nalar.dev/id/tags/teknologi/</link>
    <description>Recent content in Teknologi on Nalar</description>
    <generator>Hugo</generator>
    <language>id-id</language>
    <lastBuildDate>Wed, 16 Sep 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://nalar.dev/id/tags/teknologi/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>PCIe Relaxed Ordering Memungkinkan Transaksi Melintas dalam Aturan Ordering</title>
      <link>https://nalar.dev/id/pcie-relaxed-ordering-memungkinkan-transaksi-melintas-dalam-aturan-ordering/</link>
      <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/pcie-relaxed-ordering-memungkinkan-transaksi-melintas-dalam-aturan-ordering/</guid>
      <description>&lt;h1 id=&#34;pcie-relaxed-ordering-memungkinkan-transaksi-melintas-dalam-aturan-ordering&#34;&gt;PCIe Relaxed Ordering Memungkinkan Transaksi Melintas dalam Aturan Ordering&lt;/h1&gt;&#xA;&lt;p&gt;PCI Express membawa request dan completion melalui switch, bridge, dan logika endpoint yang dapat memiliki beberapa transaksi in-flight sekaligus. Strict ordering di antara setiap packet akan membuat banyak transfer independen menunggu di belakang traffic yang tidak memiliki dependency dengannya. Relaxed Ordering menyediakan sinyal protokol yang mengizinkan reordering lebih luas ketika requester dapat menoleransinya.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Fitur ini tidak menghapus seluruh constraint ordering. Sebuah transaksi ditandai agar memenuhi syarat untuk bergerak lebih bebas relatif terhadap traffic lain, sementara aturan ordering PCIe tetap menentukan kombinasi mana yang dapat saling melintas. Software dan logika device hanya boleh memakai atribut tersebut ketika reordering tidak dapat mengekspos stale state atau merusak dependency producer-consumer.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
    <item>
      <title>Thermal Throttling Menurunkan Kecepatan Chip saat Suhu Naik</title>
      <link>https://nalar.dev/id/thermal-throttling-menurunkan-kecepatan-chip-saat-suhu-naik/</link>
      <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 00:00:00 +0000</pubDate>
      <guid>https://nalar.dev/id/thermal-throttling-menurunkan-kecepatan-chip-saat-suhu-naik/</guid>
      <description>&lt;p&gt;Prosesor dapat terasa cepat saat menjalankan tugas singkat lalu melambat ketika render, game, compile, atau benchmark berlangsung lama. Salah satu penyebab umum adalah thermal throttling: kontrol otomatis yang mengurangi aktivitas chip ketika suhu mendekati batas yang dikonfigurasi.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Mekanisme ini melindungi prosesor dan hardware di sekitarnya sambil menjaga sistem tetap beroperasi. Konsekuensinya, peak clock speed yang diiklankan tidak menggambarkan performa berkelanjutan pada setiap enclosure, workload, atau suhu lingkungan.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;h2 id=&#34;panas-meningkat-bersama-aktivitas-listrik&#34;&gt;Panas meningkat bersama aktivitas listrik&lt;/h2&gt;&#xA;&lt;p&gt;CPU, GPU, dan desain system-on-chip modern berisi miliaran transistor yang melakukan switching dengan cepat. Aktivitas tersebut menggunakan daya listrik, dan sebagian besar daya itu pada akhirnya berubah menjadi panas.&lt;/p&gt;</description>
    </item>
  </channel>
</rss>
