Hindari Kegagalan Batas Tokenisasi pada Generasi LLM
Aplikasi language model biasanya memperlakukan prompt sebagai teks: berikan sebuah prefiks, lalu minta model melanjutkannya. Namun, model melihat sesuatu yang lebih spesifik. Tokenizer terlebih dahulu mengubah teks tersebut menjadi token, dan akhir prompt memaksa token terakhir berakhir tepat di posisi itu. Detail ini dapat menjadi penting ketika prompt berakhir pada posisi karakter yang, jika prompt dan kelanjutannya ditokenisasi bersama, biasanya berada di dalam token yang lebih besar. Masalah batas tokenisasi (tokenization boundary problem), yang juga disebut masalah token parsial (partial token problem), dapat membuat kelanjutan yang sebenarnya natural menjadi sangat kecil kemungkinannya.