Sensor Infrared Mengukur Efek Fisik yang Berbeda
Sensor infrared bukan satu teknologi pengukuran tunggal. Istilah “sensor IR” dapat merujuk pada detektor proximity reflektif, sensor gerak PIR, sensor suhu non-kontak, optical encoder, atau penerima infrared. Semuanya bekerja dengan radiasi di luar spektrum cahaya tampak, tetapi besaran yang diukur berbeda. Perbedaan ini menentukan apa yang dapat dideteksi sensor, seberapa jauh sensor dapat bekerja, serta kondisi lingkungan yang dapat menghasilkan pembacaan lemah atau keliru. Penginderaan infrared aktif mengukur cahaya yang kembali Sensor reflektif sederhana berisi pemancar infrared, biasanya IR LED, serta photodiode atau phototransistor sebagai penerima.